Penguatan Moderasi Islam dalam Epistemologi Sufistik dan Tafsir Al-Qur’an di Nusantara
Kata Kunci:
Moderasi Islam, Epistemologi Sufistik, Tafsir Al-Qur’an, NusantaraAbstrak
Berkembangnya zaman dan dinamika masyarakat menuntut pemahaman agama yang lebih luas dan mendalam. Tafsir al Qur’an menjadi inti dari pemahaman agama Islam, dan dalam konteks Nusantara, khususnya, aspek epistemologi sufistik menarik perhatian sebagai suatu pendekatan yang kaya akan makna dan pengalaman batin. Dalam buku ini, penulis mencoba menyajikan pemahaman yang komprehensif terkait epistemologi sufistik, menjelajahi identi tas kultural tafsir al Qur’an di Nusantara, dan menyoroti kontribusinya terhadap penguatan moderasi Islam.
Buku ini tidak terlepas dari bimbingan Allah SWT dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan kontribusi dalam penyusunan buku ini. Terima kasih kepada para ulama, akademisi, dan tokoh masyarakat yang telah memberikan wawasan, masukan, serta dukungan moral.
Semoga buku ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pemikiran keislaman di Nusantara, membuka ruang dialog, serta mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang epistemologi sufistik sebagai warisan intelektual dan spiritual bagi umat Islam. Se moga juga buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dan wawasan bagi pembaca yang ingin menjelajahi lebih lanjut tentang kayaan spiritual dan kearifan lokal dalam memahami al Qur’an.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 CV. Strata Persada Academia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
