Development of a Consumer Purchase Model for Skincare Products on Tiktok Shop with Fear of Missing Out (FOMO) as a Mediation Variable
DOI:
https://doi.org/10.59631/sbr.v4i1.473Kata Kunci:
Influencer Involvement, Content Attractiveness, Fear of Missing Out (FOMO), Purchase Intention, TikTok ShopAbstrak
Abstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keterlibatan Influencer, Daya Tarik Konten, yang secara langsung memengaruhi Niat Pembelian Skincare di Toko TikTok yang dimediasi oleh Fear of Missing Out (FOMO).
Metode: Penelitian ini menguji pengaruh keterlibatan Influencer, Daya Tarik Konten, yang secara langsung memengaruhi Niat Pembelian Skincare di Toko TikTok yang dimediasi oleh Fear of Missing Out (FOMO). Populasi diambil dari konsumen skincare, Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 253 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental, yaitu menyebarkan kuesioner kepada konsumen yang bertemu di grup WhatsApp, dan Instagram, dll. Data diuji dengan variabel keterlibatan Influencer, Daya Tarik Konten, niat pembelian ulang. Data dianalisis menggunakan Structural Equational Model (SEM) dengan teknik Partial Lease Square (Smart PLS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan influencer dan daya tarik konten secara langsung memengaruhi niat pembelian produk perawatan kulit di TikTok Shop yang dimediasi oleh rasa takut ketinggalan (FOMO).
Kebaruan: Kebaruan penelitian ini adalah keterlibatan influencer dan daya tarik konten memengaruhi niat pembelian ulang yang dimediasi oleh rasa takut ketinggalan (FOMO).
Implikasi praktis – Temuan penelitian ini dapat berkontribusi pada model perilaku konsumen dan tiga tugas.
Kata kunci: Keterlibatan influencer, daya tarik konten, rasa takut ketinggalan (FOMO), niat pembelian ulang
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Author(s)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















