Practice of Community Social Environment Shared Ownership in Batutering Village, Sumbawa, West Nusa Tenggara

Penulis

  • Yudi Krisno Wicaksono UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Binti Maunah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Asrul Raman Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik Pelopor Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.59631/sshs.v2i2.264

Kata Kunci:

Social environment, shared ownership, community

Abstrak

Penelitian ini mengkaji implementasi kepemilikan bersama atas lingkungan sosial di Desa Batutering, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Fokus pada bagaimana pengelolaan sumber daya komunal oleh masyarakat yang dapat memperkuat kesadaran kolektif dan meningkatkan kualitas hidup. Metode kualitatif, termasuk wawancara mendalam dan observasi partisipatif, digunakan untuk memahami dinamika sosial dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Penemuan menunjukkan bahwa aktivitas komunal seperti kerja bakti dan kegiatan sosial lainnya tidak hanya membantu dalam pemeliharaan lingkungan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan mendukung kesejahteraan bersama. Hasil ini menunjukkan bahwa rasa memiliki dan kerja sama dalam komunitas berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan harmonis. Studi ini mendukung ide bahwa partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sumber daya lokal mereka dapat memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang signifikan, menegaskan pentingnya pendidikan dan kolaborasi komunal dalam upaya keberlanjutan. Penelitian ini menyediakan wawasan berharga untuk mengembangkan model kepemilikan bersama yang lebih inklusif dan efektif di komunitas lain.

Diterbitkan

2024-10-31

Cara Mengutip

Wicaksono, Y. K., Maunah, B., & Raman, A. (2024). Practice of Community Social Environment Shared Ownership in Batutering Village, Sumbawa, West Nusa Tenggara. Strata Social and Humanities Studies, 2(2), 158–163. https://doi.org/10.59631/sshs.v2i2.264

Terbitan

Bagian

Articles