The Role of Green Investment Policies in Promoting Economic Diversification in the Gulf Countries
DOI:
https://doi.org/10.59631/sshs.v3i1.358Kata Kunci:
Economic diversification, green investment, gulf countryAbstrak
Negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar, menghadapi tantangan ekonomi akibat ketergantungan tinggi pada ekspor minyak dan gas. Untuk mengatasi volatilitas harga minyak dan mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan, mereka telah menerapkan kebijakan investasi hijau sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi. Studi ini meneliti efektivitas investasi hijau dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi non-migas melalui kebijakan seperti Saudi Vision 2030, UAE Net Zero 2050, dan Qatar National Vision 2030. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi hijau telah meningkatkan daya saing ekonomi kawasan dengan menarik investasi asing langsung (FDI), menciptakan sektor industri baru, dan mempercepat inovasi dalam energi terbarukan. Meskipun demikian, berbagai tantangan masih dihadapi, termasuk keterbatasan infrastruktur, ketergantungan pada teknologi impor, serta resistensi dari industri minyak dan gas. Selain itu, dinamika geopolitik dan kebijakan fiskal yang belum sepenuhnya mendukung menjadi hambatan dalam implementasi investasi hijau secara menyeluruh. Penelitian ini menegaskan bahwa investasi hijau berpotensi menjadi pilar utama dalam diversifikasi ekonomi negara-negara Teluk jika didukung dengan strategi yang lebih terstruktur, peningkatan kapasitas riset dan pengembangan (R&D), serta kebijakan insentif yang mendorong keterlibatan sektor swasta dan kerja sama internasional.
Keywords: Green Investment, Economic Diversification, Saudi Arabia, UEA, Qatar
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Authors

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















